Tingkatkan Kapasitas Dirimu (Elevate Your Capacity) (Pesan Gembala, 11 Oktober 2026)

TINGKATKAN KAPASITAS DIRIMU (ELEVATE YOUR CAPACITY)

Yeremia 12:5 “Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? Dan jika di negeri yang damai engkau tidak merasa tenteram, apakah yang akan engkau perbuat di hutan belukar sungai Yordan?

Latar belakang Yeremia pasal 12 ini adalah tentang pergumulan di hati Yeremia yang memertanyakan keadilan Tuhan di tengah situasi kemerosotan moral yang terjadi atas bangsa Yehuda menjelang masa pembuangan. Masyarakat Yehuda dan para pemimpinnya begitu jauh dari Tuhan. Mereka melakukan pengkhianatan rohani dan berlaku tidak setia.

Yeremia mempertanyakan mengapa jalan hidup orang-orang tersebut terlihat enak padahal hati mereka jauh dari Tuhan. Tuhan tidak memberikan jawaban berupa penjelasan yang gamblang, namun sebuah jawaban yang bersifat filosofis seperti yang tertulis di Yeremia 12:5.

Jawaban dari Tuhan ini merupakan teguran sekaligus pengingat kepada Yeremia. Dikatakan bahwa apabila Yeremia rindu memiliki suatu kehidupan dengan wilayah yang diperluas, maka diri Yeremialah yang harus dibangun dan dipersiapkan terlebih dahulu. Karena apabila menjalani kehidupan dengan lingkup kecil saja ia sudah kelelahan, apalah lagi menjalani kondisi kehidupan yang diperluas.

Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi umat-Nya. Tuhan sedang mau membawa umat-Nya kepada suatu hal baru, yaitu kehidupan yang berbeda. Suatu kehidupan yang diperluas, dipercayakan sesuatu yang lebih besar. Namun, untuk masuk ke dalam wilayah yang dimaksud tentu tidak datang tiba-tiba. Ada mentalitas dan kapasitas yang harus dipersiapkan terlebih dahulu. Orang percaya tidak bisa mengalaminya hanya dengan bermodalkan rasa ingin saja.

Sebelum seseorang dapat menunggang seekor kuda yang besar, ia harus melakukan penyesuaian-penyesuaian terlebih dahulu. Ada perbedaan besar antara menunggang kuda kecil dengan kuda yang besar. Kuda yang besar bergerak lebih cepat, melompat lebih tinggi, dan membutuhkan tingkat keterampilan dan keberanian yang jauh lebih tinggi untuk dikendalikan, serta mampu menjelajah ke tempat yang lebih jauh.

Banyak orang yang merindukan suatu peningkatan hidup yang lebih baik, pelayanan yang lebih luas, jalinan hubungan yang lebih dalam, dan pengaruh yang lebih besar. Dalam arti kata lain, setiap orang menginginkan “kuda yang lebih besar.” Namun jangan melupakan hukum spiritual yang mendasar: Tuhan tidak akan memberikan seseorang wilayah yang lebih luas sampai ia membuktikan kemampuannya untuk mengelola apa yang akan dipercayakan kepadanya.

Beberapa hal yang harus dipahami terlebih dahulu untuk mengalami wilayah yang baru, di antaranya adalah:

(1). Setia dan bersikaplah benar di dalam perkara kecil yang dipercayakan saat ini

Yeremia 12:5a “Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda?  …

Ini merupakan sebuah jawaban Tuhan yang begitu bijak dan mengena sekali kepada Yeremia. Keadaan hati Yeremia pada waktu itu memang sedang tidak baik-baik saja. Ia merasa Tuhan berlaku tidak adil. Tuhan lalu mengatakan kepada Yeremia, bahwa janganlah ia berangan-angan berlomba melawan kuda, sedang untuk perkara yang kecil dan sepele saja ia sudah begitu terganggu dan lelah.

Ini berbicara tentang kemampuan atau kapasitas seseorang dalam menghadapi keadaan yang paling mendasar. Kalau untuk hal mendasar saja seseorang sudah tidak mampu menanganinya, apalah lagi ketika diperhadapkan dengan hal yang lebih besar. Sesuatu yang lebih luas dan besar, tentu akan lebih kompleks dalam cara menanganinya.

Tuhan sebenarnya sudah menetapkan panggilan yang luar biasa atas diri Yeremia. Tuhan mengangkat Yeremia atas bangsa-bangsa dan atas kerajaan-kerajaan untuk mencabut dan merobohkan, untuk membinasakan dan meruntuhkan, untuk membangun dan menanam (Yer. 1:10). Namun apabila untuk perkara yang kecil saja ia sudah bersikap salah, bagaimana dengan perkara-perkara besar yang akan Tuhan percayakan kepada dirinya. Yeremia memahami maksud Tuhan tersebut.

(2). Setia dan perlihatkanlah bahwa diri mampu untuk dipercayakan perkara yang lebih besar

Yeremia 12:5a “Jika engkau telah berlari dengan orang berjalan kaki, dan engkau telah dilelahkan, bagaimanakah engkau hendak berpacu melawan kuda? …

Setelah menerima teguran dari Tuhan, Yeremia tidak serta merta berpacu melawan seekor kuda. Ia memutuskan untuk menata dirinya dalam menghadapi problem di awal, dimana ia telah dilelahkan berlari dengan orang yang berjalan kaki.  Ada kapasitas diri yang harus ia bangun. Ada “otot-otot” rohani yang harus ia kuatkan. Ia mencari tahu, apa penyebab dirinya begitu mudah merasa lelah.

Betul Yeremia telah dinubuatkan Tuhan bahwa ia akan menjadi alat Tuhan untuk menyatakan kebenaran menentang orang-orang di bangsanya, para pemuka, bahkan terhadap raja-raja. Apakah Tuhan langsung membawa Yeremia ke hadapan para raja? Tidak. Tuhan mau Yeremia mengatasi orang-orang secara umum terlebih dahulu, sampai ia membuktikan dirinya bahwa ia dapat dipercaya untuk lingkup yang lebih besar.

Perubahan dan pembesaran kapasitas selalu dimulai dari dalam diri pihak orang percaya terlebih dahulu. Bagian Tuhan adalah menilai siapa pribadi yang kedapatan siap. Ingat rumus momentum dimana seseorang dipercayakan sesuatu yang besar oleh Tuhan, yaitu ketika kesiapan berjumpa dengan kairos Tuhan.

Mari jemaat Tuhan, tidak seorangpun yang tahu kapan promosi dari Tuhan itu datang. Namun yang pasti, seberapa luas wilayah yang dipercayakan Tuhan saat ini, bangun dan lakukan segala sesuatu dengan setia. Jangan mudah dilelahkan oleh perkara-perkara apapun. Tingkatkan kapasitas dan perlihatkan diri dapat dipercaya untuk suatu lingkup yang lebih besar.

Tuhan Yesus memberkati!

Tingkatkan Kapasitas Dirimu (Elevate Your Capacity) (Pesan Gembala, 11 Oktober 2026)

| Warta Jemaat |
About The Author
-