Aktivasikan Apa yang Sudah Ada Padamu! (Visi 2027) (Pesan Gembala, 4 Oktober 2026)

AKTIVASIKAN APA YANG SUDAH ADA PADAMU! (VISI 2027).

(Sub tema: “Bersiap melakukan hal besar”)

Keluaran 4:2 TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.”

Peristiwa ini terjadi ketika Musa menjalani kehidupan sebagai seorang penggembala kambing domba mertuanya di tanah Median. Ini sebetulnya adalah fase penting empat puluh tahun ketiga dalam perjalanan hidup Musa. 40 tahun pertama Musa habiskan di Mesir. Dari lahir hingga menjadi seorang pangeran di Mesir. Fase 40 tahun kedua Musa lari ke tanah Median lalu hidup sebagai seorang penggembala.

Tuhan saat itu berfirman kepada Musa melalui peristiwa semak belukar yang menyala, bahwa Tuhan telah memerhatikan kesengsaraan umat Israel di tanah Mesir, dan Ia telah mendengar seruan penderitaan umat-Nya di sana. Tuhan ingin Musa pergi kepada Firaun membawa umat Israel keluar dari Mesir.

Tetapi Musa berkata kepada Allah, menyatakan beberapa keberatan dan ketidakmampuan dirinya:

– “Siapakah aku ini, maka aku yang akan menghadap Firaun dan membawa orang Israel keluar dari Mesir?”

– “Tetapi apabila aku mendapatkan orang Israel dan menanyakan tentang nama-Mu? — apakah yang harus kujawab kepada mereka?”

– “Bagaimana jika mereka tidak percaya kepadaku …?”

Menanggapi keberatan Musa, Tuhan bertanya kepada Musa, apa yang ada di tangannya. Musa menjawab, bahwa di tangannya ada tongkat. Tuhan memerintahkan kepada Musa untuk melemparkan tongkat itu ke tanah. Dan ketika dilemparkannya ke tanah, tongkat itu menjadi ular. Tuhan kemudian menyuruh Musa untuk mengulurkan tangan untuk memegang ekor ular tersebut, dan ular kembali menjadi tongkat.

Apa yang dapat ditangkap dari peristiwa ini? Seringkali manusia lebih memerhatikan atau lebih sadar akan sisi kelemahan dirinya dibandingkan kelebihannya, khususnya ketika diperhadapkan dengan suatu tanggung jawab yang besar. Atau manusia sering lebih menyadari apa yang tidak ia miliki dibandingkan dengan apa yang telah ia miliki. Sama seperti yang terjadi pada Musa. Ia lebih melihat akan ketidakmampuan dirinya. Padahal Tuhan melihat ada suatu potensi besar yang bisa Ia pakai dari dalam diri Musa, yang tidak disadari.

Inilah yang menjadi pesan Tuhan bagi umat-Nya, sekaligus menjadi visi Tuhan bagi gereja-Nya satu tahun ke depan, yaitu Visi 2027. Ada suatu hal besar yang Tuhan mau percayakan kepada setiap masing-masing umat-Nya (seperti Musa disuruh menghadap Firaun membawa keluar bangsa Israel). Bentuk yang dipercayakannya mungkin berbeda-beda satu dengan yang lain.

Namun yang pasti, apabila Tuhan yang mengatakan, pasti tentunya sesuatu yang luar biasa. Ingat, sesuatu yang luar biasa itu pastinya pertama-tama selaras dengan maksud Kerajaan Sorga dan menguntungkan Kerajaan Sorga. Apakah umat Tuhan juga diuntungkan? Umat pelaksana visi sudah pasti diuntungkan. Inilah sebetulnya moment dimana Tuhan mau mengangkat umat-Nya yang percaya. Namun ada hal yang Tuhan ingin umat-Nya mengaktivasikan sesuatu yang selama ini tersembunyi di dalam dirinya.

Beberapa hal yang perlu dipahami berkaitan dengan visi Tuhan ini, di antaranya adalah:

(1). Sesuatu yang biasa dapat menjadi luar biasa, apabila diserahkan kepada Tuhan

Keluaran 4:2 TUHAN berfirman kepadanya: “Apakah yang di tanganmu itu?” Jawab Musa: “Tongkat.”

Tongkat yang dimaksud ini adalah sebuah tongkat kayu yang biasa digunakan Musa sehari-hari dalam menggembalakan kambing domba milik mertuanya. Entah sudah berapa lama tongkat tua ini menemani Musa dalam kesehariannya sebagai penggembala kambing domba.

Suatu hari, Tuhan mengutus Musa untuk sebuah perkara besar, yaitu mendatangi Firaun untuk membebaskan bangsa Israel dari perbudakan. Jelas hal ini membuat Musa merasa tugas tersebut berada di luar kemampuannya. Sampai Tuhan bertanya kepada Musa, apa yang ada di tangannya. Tuhan lalu memerintahkan Musa untuk melemparkan tongkat itu ke tanah, dan tongkat itu menjadi ular. Dari ular, lalu kembali menjadi tongkat.

Sejak saat itu, tongkat tersebut bukan lagi disebut tongkat Musa, melainkan Alkitab menyebutnya sebagai “tongkat Allah” (Keluaran 4:20). Ingat, segala sesuatu yang diserahkan kepada Tuhan untuk Tuhan pakai akan disebut sebagai alat atau milik Tuhan. Dan ini sesungguhnya, bukan sekedar tentang tongkat kayu yang mengalami transformasi semata-mata, melainkan juga ini adalah tentang Musa yang mengalami transformasi hidup setelah ia menyerahkan dirinya untuk Tuhan pakai sebagai alat-Nya.

Sesederhana apapun hal yang umat Tuhan miliki, ketika diserahkan dan digunakan oleh Tuhan akan menjadi sesuatu yang luar biasa. PL dan PB juga mencatat banyak tentang sesuatu yang didedikasikan kepada Tuhan. Sesuatu yang sedikit dan kecil apabila melibatkan Tuhan di dalamnya, akan menjadi perkara yang luar biasa.

(2). Sesuatu yang biasa dapat menjadi luar biasa, apabila mau berjalan dalam jalur Tuhan

Keluaran 4:17 Dan bawalah tongkat ini di tanganmu, yang harus kaupakai untuk membuat tanda-tanda mujizat.”

Tongkat inilah yang kelak diangkat oleh Musa diarahkan ke arah Laut Teberau untuk membelah laut ketika bangsa Israel dikejar oleh pasukan Firaun di daerah Pi Hahirot. Tongkat yang sama ini juga digunakan Musa untuk megeluarkan air dari batu karang, dan berbagai mujizat lainnya yang terjadi sepanjang perjalanan.

Semua mujizat dan perkara ajaib ini tidak akan terjadi seandainya Musa tidak mau melangkah berjalan menuju ke Mesir dari sejak awal. Perkara-perkara dahsyat terjadi ketika Musa mengarahkan langkahnya mengikuti arah yang Tuhan perintahkan. Sepanjang mereka berjalan mengikuti kemana arah tiang awan/tiang api membawanya, berbagai hal dahsyat terjadi atas bangsa Israel.

Seandainya Musa memutuskan untuk keluar dari tuntunan tiang awan/tiang api apakah mujizat dapat terjadi? Sudah pasti tidak. Mujizat terjadi “di jalur-Nya” Tuhan. Hal-hal luar biasa terjadi di sepanjang jalan yang Tuhan sudah tetapkan. Jadi, bukannya Tuhan tidak mau melakukan perbuatan yang ajaib dalam hidup seseorang, namun apakah seseorang itu mau berada di jalur lintasan mujizat yang Tuhan sudah tetapkan atau tidak.

Mari jemaat Tuhan, tangkap pesan sekaligus visi baru dari Tuhan ini dengan penuh antusias. Ini bukan sekedar pesan rutin mingguan. Ini merupakan tujuan Kerajaan yang Tuhan ingin umat-Nya mengalami kenaikan level hidup di dalamnya. Pilihan tentu ada pada masing-masing pribadi umat Tuhan. Tangkaplah dan selamat memulai suatu perjalanan yang baru!

Tuhan Yesus memberkati!

Aktivasikan Apa yang Sudah Ada Padamu! (Visi 2027) (Pesan Gembala, 4 Oktober 2026)

| Warta Jemaat |
About The Author
-